Daftar Blog Saya

Selasa, 12 Desember 2017

ALIRAN RASA : Tarra...Alhamdulillah, We Did...!!!

Dear Girls....

Ingin menyapa para wanita hebat yang sempat mampir ke blog ini, hatur nuhun yahh... Semoga selalu ada senyum setiap mampir ke sini.

"Something special in the special day... "


Ini hari selasa biasa... Cuma jadi luar biasa karena ada sesuatu diluar kebiasaan yang kami lakukan.  Pagi-pagi biasanya kami riweh dengan perangkat mengajar,  ngamankan kelas kaya satpam sholehah...trus senyum dua garis sebelum belajar. Nah.. Nah hari ini kami melakukan sedikit kegiatan yang berbeda.  It is really different to me especially.

Apa cobak??
Pake alis.. Lipstik... Sama lainnya yang saya gak pernah pake, liat juga cuma di video video youtube tutorial... Haishhh.

Meski berasa udah paling gakk saya banget.. Ternyata kata ibu ibu cetarr itu gak keliatann blass πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚..sungguh untuk urusan permakeup-an emang keahlian ogut bukan lagi menengah tapi kebawah.

Dan.. Dan akhirnya saat yang ditunggu tunggu selama sebulanan tiba. Dimulai dari penampilan tari nusantara yang suksess ngebawa bapak bupati ikutan melantai nari bareng emak emak cikgu... πŸ€—πŸ€—

Di closing sama tarian saman idolahh sejak jaman TK. Meski bukan dancers sejati... Itu tarian saman adalah satu-satunya tarian yang bisa bikin saya angguk-angguk setiap nonton. Keliatann berkelas kalau kata Mr.Coach kami.

Finally we did it....!!!

There is no perfect to a learner..
Coz everything is learning 😍

Big thanks to Allah for everything

Mommy leader kamikkk bunda Atmi..

Mr. Coach kami... Satuk satuknya lakikk di tim, pak Budi.  Semoga segera menelurkan Budi-Budi juniorr untuk membangun bangsa..πŸ˜†

Makeup artist hari ini jeng Lisma & bu guru tari dek pit yang sukses nyoret nyoret wajah para ibokk.

And mba-mba Dancer dadakan dari Dapur seni.. Dari yang paling ribut mb Puji, mb Ririn nyonyahh cetar hari ini, bu Rani dan mb Wati yang makeupnya bikin pangling,  bu Ratih, Bu Endang,  bu Yanti yang adem adem kalem everytime.  Dan...dan mb Uyun temen motoran melintasi hutan belantara saban latihan... Heee.

Special thanks to bu Niken yang mau diriwehin ambil pideo. Serta mb tiwik calon kadess masa depan.... yang dirindukan..πŸ˜„πŸ˜„.

Berkahh selalu ibukk guru...

Semoga seni tak hanya menampilkan keindahan.. Tapi juga kebersamaan bernama "saudara" 😊



Try.. Do... Practice... !!

Semangat nambah amal... Semangat belajaran.

Catatan Penari Dadakan...
12 Desember 2017

Senin, 11 Desember 2017

:Minuman Pagi Kami"

Selasa pagi yang riweh πŸ˜€

Sebelum subuh listrik mati.  Tiba-tiba ibukk menghampiri.. Jangan jangan token listrik abis.  Setelah cek.. Iyess benerr kami aja yang mati.  Akhirnya diputuskan subuh dulu baru ngisi token listrik.  Tarra drama selasa udah dimulai dari token abis.

Hari ini sengaja bukan bikin makanan, karena bakal dapat bekel makan dari acara hari ini. Acara akbar setelah latihan sebulan, heee. Ibuk juga agenda diluar hari ini, jadi rumah sepi dan gak perlu masak πŸ˜‚.

Maka setelah subuh cuma memutuskan buat minuman sarapan pagi ala kami. Buat ibukk segelas air jeruk melon hangat dan susu diabetasol pengganti sarapan.  Nahh kalau saya memang terbiasa tidak sarapan berat dipagi hari.  Cukup segelas air jeruk lemon dan sesendok sarikurma plus buah yang ada (jeruk, kelengkeng).

Alhamdulillah menu itu bisa tahan buat nari di depan bapak bupati pagi tadi..😍

Makan esensinya adalah pada fungsi makanan tersebut, bukan sebanyak apa yang di makan. Tantangan " i am chef" hari ini, cukup dengan menu minuman kami 😊.

Alhamdulillaj tantangan 2 hari nyiapin menu sendiri ternyata cukup disenengin ibukk, heee.

a.  Jeruk lemon

#day13
#tantangan 10hari
#gamelevel2
#melatihkemandirian
#kuliahbunsayIIP

Bekal Pagi : "Omelet Anti Lelet"

Semangatt senin Galibu πŸ˜„

Yang sedang shaum semoga berkah dan lancar shaumnya.  Nahh yang tidak berkesempatan shaum, yuk cek makanan bekalnya... Hee

Pagi ini cukup riweh, last day to perform. Iya latihan nari buat tampil di agendanya bupati 😁. Nahh jadi tantangan hari ini temanya menu sarapan. Berhubung saya masih menganut "omelet is best menu buat sarapan.  Maka menu omelet  dan keju jadi pilihan pagi ini.  Yuk intip omelet kami 😊.

Bahan

Telur 2 butir
Bawang bombai
Tomat hijau 1 buah
Potongan keju

Pembuatan

1. Potong bahan bahan yang di perlukan (keju, bawang bombaim, tomat)

2. Masukkan telur tersebut kedalam penggorengan

3. Menu siap disajikan

a.  Bahan

                   c.  Omelet siap santap


                             b. Process

#Day12
#Tantangan10hari
#melatihkemandirian
#gamelevel2
#kuliahbunsayIIP



Minggu, 10 Desember 2017

Holiday Menu: "Ayam Sayur saus Spageti"

Selamat datang di "Tantangan Part 2"....πŸ˜ƒπŸ˜ƒ

Setelah selesai dengan tantangan "One Day One Article" pekan kedua saya ambil tema tantangan "I am a chef". Tantangan kali ini dirancang untuk melatih kemandirian dalam urusan dapur.  Dikarenakan semenjak tinggal bersama orang tua skill ini jarang di asah dan tidak rutin dilalukan, maka dengan tantangan ini bismillah membudayakan masak harian. Meski memasak standarnya baru bisa bukan "expert", semoga tantangan ini menjadi one step closer to be a good girl...haishhh macam iya kan?  πŸ˜‚

Everyone can be a chef, insya Allah... 

DAY 1:

Hari pertama memilih menu sederhana yang bisa di sajikan cukup pake waktu 20 menit. Ahad crowded jadi tengok dapur pas 20 menit jelang zuhur.  Nah 5 menit dipake buat bersihkan sayur dan bahan.  Lalu 5 meminta di Palembang buat potong potong bahan. Nah nahhh 8 menit kurang di PaKe buat masaknya, 2 menitnya buat nyajikan.

Menu simple,  cocok buat yang suka simple tapi rasa enak 😝.

Menu: Ayam Sayur saus Spageti

Bahan-bahan :
1. Bunga kol/brokoli 1 secukupnya
2. Daging ayam bagian dada yang telah di kukus
3. Bawang bombai
4. Tomat 1 buah
5. Saus spageti
6. Bumbu tambahan : garam,  gula, bubuk lada.

Cara memasak:

1. Tumis bawang bombai hingga wangi, masukkan, bumbu tambahan yang diinginkan. 

2. Masukkan potongan sayur, tomat, dan daging ayam.  Tumis hingga tingkat kematangan yang diinginkan. 

3. Masukkan saus spageti 3 sendok atau sesuai selera. Aduk merata, pastikan semua telah masak sesuai selera. 

4. Tuangkan ke dalam wadah, dan siap dinikmati. 


Happy weekend GALIBU πŸ˜ƒ

#Day11
#Tantangan10hari
#Melatihkemamdirian
#Gamelevel2
#KuliahbunsayIIP

Sabtu, 09 Desember 2017

Melingkar Mengokohkan Amal dan Perjuangan

Catatan 8 Desember 2017

Ada kejenuhan dalam suatu hubungan?
Ada perdebatan dalam pertemanan?
Ada ketidaksetujuan dari setiap keputusan?
Ada perbedaan dari sudut pandang?

Tentu.. Tentu... Iya semua selalu ada dalam suatu ikatan.  Tak hanya keluarga dan sahabat. Bahkan kumpulan orang soleh juga demikian.  Ingat kisah Rasulullah dan para sahabat saat akan menentukan maju perang atau membuat pertahanan dalam perang khandak??
Kisah perdebatan batin saat memulai perang Badar?
Kisah uhud berdarah yang berbuntut dari ketidaktaatan?

Sungguh semua ada dalam shiroh dan sejarah..mencintai sejarah mengajarkan kita mengikat sunnah dan cinta ibadah insya Allah 😍

Begitu pula "melingkar" yang telah menjadi bagian amalan yang Rasulullah contohkan. Semoga.. Semoga senantiasa Allah jaga dan kokohkan selalu pijakan kaki kita dalam beribadah dan membumikan sunnah.  Dimanapun berada....

Seperti sebuah pesan yang terngiang ngiang "jika ingin berjalan cepat berjalanlah sendirian, tapi jika ingin berjalan jauh berjalan lan bersama teman".

Bukankah perjuangan di dunia ini masih sangat jauh dari syurga yang kita rindukan???

Teruslah bergandengan..mari saling mengingatkan pada amal amal kebaikan.  Siapapun dari kita yang telah sampai disyurga terlebih dahulu... Mohon sebut nama kami seseger mungkin...

"Sungguh tidak ada kata perpisahan pada lingkaran kebaikan"

Semoga Allah berkahi ukhuwah ini kakak.. Mbak... Umii.. Sampai ke jannah.

"the more knows,  the more love... "

@Ngajiasyik_seru

#Day10
#Tantangan10hari
#gamelevel2
#melatihkemandirian
#kuliahbunsayIIP

Jumat, 08 Desember 2017

Girl Zone : :Menjaga Izzah Mengokohkan Amal"

GIRL ZONE :"Menjaga Izzah.... megokohkan Amal".

Ada yang melabelkan muslimah dengan kemampuan berbicara berlebih (baca : cerewet😁). Bahkan sahabat saya yang katanya pendiampun sungguh aselinya ribut... Dan rame, bisa jadi temen cerita 4 jam nonstop, bisa berbagi taujih macem macem, apa..apa itu pendiem??  πŸ˜‚πŸ˜œ.

Boleh saja setuju karena risetpun berkata demikian, menjelaskan akan kemampuan berbicara kaum hawa yang sampai puluhan ribu kata perhari.  Tiga kali lipat dari pria yang hanya sampai beberapa ribu saja.

Jadi kemampuan berbicara itu sunatullah apa ya?  πŸ˜Ž
Saya sebut itu "soft skill" (dilarang protess)
So far selagi dimanfaatin untuk kebaikan dukung dan dukung saja. Konon keciriwisan kaum hawa ini juga akan menjadi seni tersendiri dalam berkeluarga (yang sudah pengalaman boleh berbagi πŸ˜‰).

Sampe sini...tulisan di atas hanya sepenggalan penghantar cerita kita.

Menjaga Izzah?

Cerewet-galak-suka protes-semua semua kerjain sendiri- ..blas blass model gitu gak menarik kan ya?  πŸ˜‚πŸ˜‚

Gak kewanitaan sekalee celetuk temen. Tapi model begini biasanya garansi aman insya Allah...untuk dilempar kemana mana.

Bergeser ke jaman sekarang..

Muslimahnya cantik cantik... Manis manis.... Seger seger... Melihat segerombol mahasiswa unyu unyu begini cantik aja kita jadi serr... Serr hatinya. Apalagi.. Apalagi kamuhh kan prenn??

Hubungannya muslimah jaman now... Komprod dan izzah?

Bersambung...

Komunikasi itu cara kita menyampaikan pesan.

#Day9
#Tantangan10hari
#Gamelevel2
#Melatih Kemandirian
#Kuliah Bunsay iip

Kamis, 07 Desember 2017

universitas Kehidupan, Sekolah Tanpa Kelulusan

Sepenggal kisah belajar dari diri yang berusaha terus memantaskan.  Memantaskan dirinya pada amal-amal kebaikan.


Memaknai Universitas Kehidupan? 

Universitas yang semakin sering dipahami semenjak pertengahan tahun 2016. Saya kenal dari Institut Ibu Profesional (IIP).  Inilah universitas yang sebenarnya kita bangun dan jalani sejak dahulu.

 Universitas yang tidak memiliki lulusan,  hingga benar-benar kita lulus dari dunia sebagai persinggahan.

Universitas yang memiliki ribuan bahkan jutaan jurusan yang bisa pilih dengan penuh kesadaran dan keyakinan, tanpa adanya paksaan, kekhawatiran atau gengsi sosial.

Universitas yang membutuhkan kejujuran para mahasiswanya, sebagai syarat kebahagiaan menjalani perkuliahannya.

It's the real live... "dunia tanpa nilai lembaran dan kelulusan"

Bagaimana Prosesnya? 

"Diantara tanda keberhasilan di akhir adalah kembali kepada Allah di awal" (Syaikh Ibnu Athailah)

Proses perkuliahan yang menuntut kita untuk terus menerus mengoreksi diri perlahan dan bertahap. Berbenah dan belajar sepanjang waktu, tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu "ujian".

Proses yang berorientasi pada keberkahan dari Nya. Proses yang membuat pesertanya semakin dekat dan kenal pada Nya. Inilah proses perkuliahan di Universitas Kehidupan.  Menuntut kita untuk senantiasa bertumbuh pada jalan kebaikan.

Proses yang tak sekedar membuat kita bahagia.  Tapi jauh pada taraf nilai di atasnya,  yakni menjadi diri yang bermanfaat.

"The purpose of life is not to be happy.  It is to be useful,  to be honorable,  to be compasionate,  to have it make some difference that you have lived and lived well" (Ralph Wardo Emerson) 

"yang membuat kita bahagia belum tentu bermanfaat bagi sesama, sedang bermanfaat bagi sesama sudah tentu membuat bahagia".

Universitas kehidupan.... Tempat belajar tanpa kelulusan...

Universitas kehidupan... Tempat belajar dengan aneka jurusan..

Karena kelak kita ingin sama-sama diwisuda olehNya dengan menerima kitab amal dari sebelah kanan.  Saat kita melangkah pada tempat persinggahan abadi...berganti tempat dari Universitas kehidupan menuju Jannah terbaik dari Nya.

Aamiin.... Aamiin ya Rabb...

Saat ditanya "apa cita-citamu sekarang mba??? "

Belajar sungguh-sungguh di Universitas Kehidupan... Mohon dihindarkan dari lalai dan kemalasan.

Menjadi lebih baik dalam segala peran...
Menebar banyak kebermanfaatan...
Serta berharap menjadi bagian asbab kebaikan bagi sesama 😊

Catatan kesyukuran atas kesempatan berbenah dan belajar dari sekolah ini "IIP". Dalam rangka melatih kemandirian "One week one skill : Melatih konsisten Menulis one day one artikel"


wisuda Matrikulasi #Batch4_IIPRIAUKEPRI

#Day8
#Tantangan10hari
#Gamelevel2
#Melatihkemandirian
#kuliahBunsayIIP

Rabu, 06 Desember 2017

Melingkar : "Cerita Tawadhu' Part 1"

Ibu-ibu jaman now sukanya sama kaya remaja jaman now... Photo, posting dan sharing πŸ˜†
Nahhh kalau saya kurang jago di poto poto.. Tapi ganti kesukaan lainnya yaitu "Selling" πŸ˜‚πŸ˜‚, upsss....

Tapi ini kisah berbeda dari ibu-ibu jaman now. Iya... Ini kisah ibu taklim yang selalu jadi bagian charger ruhiyah pekanan bagi saya (semoga begitu juga buat ibuk-ibuknya).

Oya.... Ibuknya ibukk ori jaman past, sebagian sudah masuk usia nenek dan punya cucu.  Mereka para ibuk yang terbebas dari sosmed dan trend emak-emak jaman now. Ini juga menjadi alasan keren kenapa mereka patut di jempolin banyak.

Hari ini kisah tentang tawadhu'...

Maka tawadhu' inipula yang saya ketemukan pada diri mereka.  Tentang kemuliaan yang disandingkan dengan tawadhu'.... Cess... Cess pelan tapi pasti adem menjadi bagian ketawadhuan mereka.

Sepenggal dari Abu Bakar "Bahwa ketakwaan itu membuahkan kedermawanan,  tawadhu' itu mendatangkan kemuliaan dan Kepercayaan, dan keyakinanlah yang menjadi sumber kelapangan.

Tawadhu' dari taklim bu ibu...

1. Pembelajar Sejati

Mereka para ibu pembelajar, terlihat dari bagaimana mereka menghargai ilmu... Memposisikan ilmu di atas amal.  Mereka rajin mencatat,  barangkali itu pekerjaan biasa.  Namun tidak pikir saya... Karena "sungguh belajar itu adalah candu bagi yang mencari kebahagiaan"

2. Perhatian,  pengertian dan loveable Banget intinya 😍

3. Gemar berinfak

Ibu-ibu ini punya semangat luar biasa dalam berinfak.  Mereka menjadwal awal bulan sebagai infak "besar" bulanan,  selain infak pekanan biasa.  Mereka juga gemar berbagi makanan ke teman teman.  Setiap ba'da taklim mereka akan memberi bungkusan yang sudah disiapkan berupa makanan. Sungguh ini luar biasa...bagi ibu ibu yang usianya tak lagi muda.

3. Spirit never ending...

Punya stok semangat menakjubkan untuk urusan menuntut ilmu. Sungguh luar biasa majelis ini.

Materi belajarnya
Cukup sambut dengan semangat luar biasa.
Terima kasihh

#Day7
#tantangan10 hari
#gamelevel2
#melatihkemandirian
#kuliah