Daftar Blog Saya

Senin, 15 Januari 2018

Kecerdasan Emosional :Gerimis Merah Jambu...!!

Kusebut namanya gerimis merah jambu...

Hari ini terakhir tantangan 10 hari kelas bunsay level 3. Sudah kuprediksi dan kurelakan untuk hanya mendapat badge dasar digame ini. Statment barusan terkesan pesimis ya....??

Bukan.. Bukan pesimis tapi realistis. Tepat tantangan hari terakhir ini bertepatan dengan hari bahagia sahabat dekat. Sudah kebayang bagaimana sibuknya hari itu, karena aku bertugas dan berazzam menginfakkan seluruh waktuku untuk harinya..😊

Kenapa???
Karena itu salah satu list mimpi saya 😊. Jadi pendamping pengantinnya dia.

Well...
Azzam lainnya adalah berusaha untuk tidak menangis saat bersalaman. Tapi.. Tapi gagal ternyata. Meski selama ini saya sepakat bahwa menangis dengan kadar cukup adalah cara menghaluskan budi, namun azzam saya hari itu untuk tidak menangis dihari spesialnya.

Ternyata gagal..
Gagal 😂😂😁😁

Dan saya harus kembali kepada keyakinan awal.. Bahwa menangis saja dengan cukup, setidaknya itu melegakanmu... Mengajak hatimu untuk lebih tenang,  lebih kuat dan lebih siap.

Barakallhulaka wa baraka alaika wa jam'a bainakuma fi khoir...

Karena beliau adalah sahabat penting yang membentuk kecerdasan emosional saya bertumbuh selama ini. Darinya saya belajar berani,  sabar,  percaya, memahami,  mendengar bahkan mencintai dengan tulus 😘😘

Terima kasih partner belajarrr....!!


#Day10
#gamelevel3
#kuliahbunsayIIP
#KitaBisa

Adversity Intellegence : "How do You Love English?? "

Masihh edisi masuk kelass baru 😁

Hari ini kelas terdewasa... Iya kelas 6, grade six.

Jumlahnya 24..
Kelasnya rame.. Rame bangett malahh. Kebalikan sekali dengan kelas sebelah.  Sebelum masuk saya belajar jaga jaga dengan berbagai pertanyaan yang mungkin bermunculan.

Alhamdulillah.. Perkenalan mulus,  lancar jaya.  Anak anak juga welcome, 😊

Masalahnya???
Masalahnya ada di penugasan...

Sebelum belajar,  saya flash back anak anak dengan materi yang kira kira disampaikan gurunya.  Ternyata belum ada pelajaran yang nyangkut dan tersemat indah dipikiran mereka.  Kenangannya akan mapel ini sungguh tidak baik. Sehingga minat akan pelajaran ini juga tidak cukup baik.

Tantangan saya pun cukup besar. Dimana saya dituntut untuk mampu mengejar ketertinggalan mereka,  serta menumbuhkan rasa suka dan cinta mereka akan mata pelajaran ini.

Insya Allah.. Insya Allah catatan-catatan kecil tentang kelas ini akan saya ramu menjadi suplemen penambah semangat insya Allah 😊😊

Mohon doanya yahh...

Semoga berkah... Bismillah... 

#day9
#gamelevel3
#kuliahBunsayIip
#kitabisa

Adversity Intelligence : How do you love English...??

Kamis... Jum'at

Dua hari ini tantangan saya adalah melatih kecerdasan dalam menghadapi tantangan.  Tepat semester ini saya akan masuk di dua kelas yang penghuninya rata-rata tidak suka english. Ini tantangan pikir saya 😀😀

#GRADE_FIVE

kelas 5...
Penghuninya 17 orang...
Jumlah yang cukup untuk bisa ditangani. Kelas pagi sudah saya persiapkan dengan penuh energi.

Ketika selesai pembukaan dan perkenalan. Ternyata semua pada anteng anteng... Alias diem.  Hooo... Ini kelas tersepi yang saya jumpai.  Bukan sepi anteng...tapi sepi dari semangat 😂😂 . Ini tantangan... Sungguh.

Serileks mungkin saya berinteraksi.. Menyampaikan materi,  membuat kontrak belajar dan hoooo kelas masihh tetap senyapp.

Ide mulai buntu... 😂😂
Tapi kelas tak kunjung hidup.  Ada satu dua orang yang basicnya memang suka ini pelajaran,  sehingga cukup membantu saya dalam berinteraksi.

Suasana  tercairkan dengan pertanyaan pertanyaan yang bermunculan tentang cara menyelesaikan tugas yang saya berikan.

Ini belum berhasil...
Belum juga dikatakan gagal... 😊

Nahh ini adalah PR tantangan saya menyelesaiakan tantangan dan kasus ini.

PR saya : membuat anak paham,  mencintai dan kelas hidup..

PR anak-anak : mencari cara terbaik untuk memahami...

Ini masih belum selesai...
Sampai jumpa pekan depan 😇😇

#Day8
#Gamelevel3
#kuliahbunsayIIP
#KitaBisa

Minggu, 14 Januari 2018

Jodoh itu.. Berkah Dakwah...!!!


"Aku izin tulisin ini boleh?"  Tanyaku sejak awal.

"I trust you...", jawabnya dengan tegas.
Pertanyaan yang sama kuulang beberapa kali,  via wa...ataupun ketemu live. Kerap kali kutanyakan..setiap kali ada yang bertanya tentang itu. Jawabannya selalu sama... "I trust you.. Aku percaya samamu".

Drama...
Ini drama yang Allah langsung skenarionya. Terakhir sehari setelah jadi istri.. Aku terdiam sejenak oleh komentarmu.

"Aku masih nggak nyangka sama kebaikan Kebaikan Allah.. ", katamu dengan lugas. Kuacak jilbab maroonmu... Sambil ketawa berdua. Ada haru...bahagia apa namanya ya??  Itu yang sama sama kita rasakan.

Persis seperti pertama kali kamu kabarkan berita itu kepada kami. Kami berdua kau bilang supporter terbaikmu untuk ini. Ahh kalau ingat ini jadi haru ya...??

"Bukankah sahabat itu yang saling mendukung dalam kebaikan... Mengingatkan dalam kesalahan?? "

Waittt...
Seperti ikrar kita.... "Menghebatlah dengan passion passion unik dalam diri kita.. dalam koridor jalan panjang yang menyatukan kita"

Cerita dibalik hari besarmu adalah berkah atas kesungguhan dakwahmu..

Atas kerja kerja yang sanggup kamu kerjakan atas izin Nya...

Tentang kenapa, bagaimana kalian berjodoh.. Itu juga kerja kerja Allah.  Persis seperti apa yang pernah kita bincangkan saat kumpul bertiga. Bahwa Allah itu rencananya tidak disangka.

Tentang bagaimana esok pendampingmu??

Itu tidak pernah menjadi hal terlalu penting kita bahas, karena ini semua sesuai keyakinan kita... Bahwa yang berniat terluruslah, yang tersabar dan terikhlaslah yang menjadi pendampingmu.

Kala resepsimu kubisikkan sesuatu kepada adek junior tamumu yang penasaran sekali dengan ceritamu. "Bukan hanya jodoh.. Kasih sayang bertambah dari mereka mereka yang mengenalmu,  itu juga berkah dakwah ini".

Kerjakan saja bagian kita... Kerjakan saja kerja kerja kita dengan cara terbaik yang kita mampu, setelah itu semuanya kerja Allah 😊. Pesan itu yang kubisikkan padanya, ada gerimis diwajahnya.  Sambil kubisikkan "ini real modelnya dk... Insya Allah mb saksinya".

Jazakillah cuy....kisah kisahmu adalah pelajaran yang membuat bertumbuh pembacanya, insya Allah...

Katamu kita sahabat tanpa hijab...
Karena terlalu banyak kecocokan... Bahkan type kebandelan kita...hooo

Jangan ditanya betapa bahagianya kami... ??

Alhamdulilah utet sholihah sudah sering mengajarkan kita untuk menabung kebahagiaan...
Semoga kita renuian di syurga ya...
Semoga Allah izinkan kita jadi pembuka dan penggarap ladang kebaikan ya... Bukan sekedar memanen kebun kebaikan. Tapi penanam benih kebaikan... 💟💟

Seperti terjemahan Qs. As-Sajadah: 19 yang terus menentramkan dan menguatkan langkah...tentang buah syurga akan amal kebaikan.

Selamat menggenap... Selamat masuk fase dakwah baru... Selamat belajar berbagi pada pria...

Ditulis ba'da sukses menghantarkan resepsimu..

Allah kabulkan mimpi sederhana pertemanan 11 tahun ini. Jadi tukang urut urut,  pijet pijet muka... Sama geret geretin baju pengantenanmu yang maskulin ituhh 😇

Nb:
Ada banyak pertanyaan jelang akadmu padaku..
"iis kenal calon suaminya ipit? "

Maka jawabannya adalah tentu saja saya tidak kenal...lha yang mau nikah juga gak kenal 😂😂, apalagi yang cuma temennya... Grrr

Mereka kenal dimana???

"mereka juga masih gak kenal.. Itu jawabannya dikenalin Allah 😂, Allah yang gerakin semuanya. Secara grup ini isinya bocah jaman past 😂"

"Kok bisa..??
Hadeuhh.. Ya bisa aja mba,  Adam sama Hawa kepisah jauh jauhan pas takdir ketemu juga.  Yang gak mungkin sih klo si Ipit nikahnya sama pangeran William..secara udah ada nyonya Kate, jelas juga beda jalan, gak mungkin juga temen gue jadi pelakor nya keluarga pangeran.. 😂😂

14 Januari 2018



Kamis, 11 Januari 2018

"Kecerdasan Intelektual: Kenapa Rasulullah Berperang ???"

Rabu ini kembali di lempar pertanyaan yang sama oleh anak yang sama.  Tidak tanggung tanggung beliau bertanya sebanyak tiga kali untuk pertanyaan tersebut 😁

Nahh... Kira kira apa pertanyaannya???

Please jangan dibully yahh..

Sebenernya ini pertanyaan yang sering banget ditanyakan ke saya.  Terlebih 2 tahun ini. Tapi.. Tapi kalau yang bertanya bocah umur 6 tahun dan dengan gaya serious pake wajah polos tanpa dosa,  kan.. Kan jadi berasaa wowwww...heee

Pertanyaanya adalah...
"ibukk... Ibuk kapan nikah?? " 😂😂

Grrrrr.... Ahhh bocah jaman now paling bisa bikin gurunya ngikik kagak jadi marah 😁

Jawabannya ntr saya jawab ditulisan lainn yahh.. Ini bukan mau ceritaan tanggal nikah soalnya 😝, haaaa

Tapi..
Ini cerita tentang pertanyaannya... "Kenapa Rasulullah berperang buk ?"

Emejinnng dpt pertanyaann begini.

Sekaligus bahagia... Ahh ternyata cerita cerita tentang Rasulullah selalu menjadi daya tarik untuk bertanya 😊

Lalu kembali lah saya berkisah... Tentang Baiknya Rasulullah, tentang ajaran Allah menyebarkan kebaikan,  tentang perintah Allah untuk berdakwah... Tentang langkah Rasulullah mengirimi raja raja penguasa surat.  Alhamdulillah jawaban jawabannya merujuk dari buku MUTE sehingga bahasanya adalah bahasa yang mudah diterima anak anak 😊

Oya... Mereka tampak lebih semangat... Dan paham tentang contoh sederhana dari cerita tersebut. Lalu sebelum berakhir ditutup dengan pertanyaan bahagia dari mas Rohman..

"wahh iya ya buk... Kalau ada yang mau masuk islam langsung enak ya gak perang? "
Bagian ini saya jelaskan ke mereka Alhamdulillah jika Allah mudahkan penduduk negeri mendapat hidayah islam sejak dini,  itu lebih baik untuk pribadi dan keluarganya 😊😊

Selain itu semoga Allah senantiasa kuatkan kita untuk teruss belajar berketurasan pada orang sholeh dan teman temannya.

Secara tersirat... Terlihat,  bahwa kisahnya para ibu, teman main anak tentang kebaikan akan lebih mudah menyampaikan pesan pesan terbaik dalam kehidupan..insya Allah ini bagian melatih kecerdasan intelektual  "tentang logika analisis"



#Day7
#kuliahbunsayiip
#gamelevel3
#Kitabisa

Selasa, 09 Januari 2018

Cerita Kelas 1 B.... "Siapa yang Nakal dikelas 2 itu ya buk? "

Selasa pagi...

Ketemu mereka itu tantangan,  belajar bersama mereka itu seperti main tebak-tebakan kuis. Bener..salah... Gagal.. Sukses, iyes or no...rasanya campur-campur. Challenge namanya...tantangan pikirku 😊

Jam pertama bahas matematika...hitungan yang belum kelar beberapa hari lalu.

Next belajar benda benda penerang. Alhamdulillah bocah bocah antusias dan kreatif menyebutkan contoh bendanya...

Next... Lonceng bunyi.  Tenggg.. Tenggg !!!

Bocah bersorak happy... 😀

Tapi.. Tapi... Ternyata ada beberapa anak yang memilih melanjutkan diskusi dan obrolan.

Hello... Kali ini pertanyaan emejing muncul dari Rohman.  Lagi lagi.. Beliau menjadi bintangnya 😁
 Ditengah diskusi datanglah Rozak siswa kelas 2 yang menjadi tetangga kami.

"Rojak... Siapa anak kelas 2 yang bagak itu?" tanya Rohman...

Lalu perlahan Rojak menjawab dan memunculkan berbagai jawaban... "Dian... Husni... Revi...!! "

"Bukannn..!! " teriak Rohman...

Saya hanya dengerin jadi silent reader terlebih dahulu.

Lalu Roman nyeletuk...

"Ibuk...kenapa anak kelas 2 nakal? "

Weitsss... Ini pertanyaan jebakan batman..

Lalu saya diam... Dan.. Dan jawab dengan sederhana.
Jahat itu bukan berdasarkan kelas mas... 😁

Jahat itu karena dorongan syaithan lebih besar dari iman kita ke Allah.

Jadi bukan hanya anak kelas dua yang nakal.. Siapa aja bisa nakal kalau dorongan syaithannya lebih banyak.
Close.. Close...

Lalu saya close dengan penegasan... Kalau kelas kita  baik baik kan ya??

Dia angguk angguk...
Good..good mas... Perbanyak imann yokk mas 😁😁 !!!

Dan kami semua yang disapa ketawa bareng bareng...
Ahhh semoga bisa menyenangkan juga bagimu ya nak


(pictnya hasil SS,  karena lupa poto cuma ada videonya)
..

Semoga kita terus belajar menebar cinta... Meninggikan sangka baik dan melemahkan sangka buruk 😊😊

Bismillah....

#Day6
#Gamelevel3
#kuliahbunsayIip
#Kitabisa

Bermain Peran, Melatih Emosional

Senin masih main sama Hannisa 😁

Qodarullah hari ini masih harus stay di rumah. Ibrahnya jadi ada waktu main main sama Hannisa. Pagi pagi beberes sambil menuntaskan gunung kain untuk disetrika. Alhamdulillah sore hari kelar. Permainan ba'da ashar dimulai...


Ini judulnya ganti -ganti permainan, tau aja ammahnya suka drama dan suka main rumah rumahan dari jaman bocah.  Pertama main sekolah sekolahan... Bosen, trus ganti main makeup makeupan 😂😂

Gegara nemu kaca bedak yang patah jadilah main dandan dandanan.
"ammah kenapa kacanya patah? "

"Beli bedak mah..?" (ini diulang sampe tiga kali)

Lalu  dengan penasaran saya tanya...

"kenapa beli bedak? "
Lalu dijawab dengan lantang.. "biar cantikk"...GUBRAK....!!!

bagian ini bikin ngakak dan tersadar,  bahwa bagaimanapun wanita menyukai keindahan... Menyukai peran menjadi cantik an semangat untuk berpenampilan enak dipandang. Sekalipun sekelas bocah seperti Hannisa 😊😄

Jujur... Hari ini.. Ammahmu yang belajar menghaluskan budi.. Bahwa ammahmu adalah perempuan dewasa yang juga harus mikir kecantikan 😂😂

#Day5
#Gamelevel3
#KuliahbunsayIip
#Kitabisa

Temen Main Hannisa, Belajar di Halaman

Ahad pagi..

Aktifitas rutin diahad pagi selalu beres-beres.  Meski apapun agenda dihari ahad kurang afdol jika tidak didahuli dengan beres beres. Temen-temen galibu gimana??  😊😊

Berhubung ponakan masih liburan di rumah. Hari ini beres beres ditemenin Hannisa.  Dia paling suka kalau sudah di ajak main ke halaman, intinya keluar rumah.  Liburan tempat neneknya  seolah  menjadi pelampiasan main di alam.  Dikarenakan lingkungan tempat tinggalnya yang tidak terdapat halaman luas, jalan dikit ke depan kalau di rumahnya sudah nyampe jalanan. Beda sama rumah neneknya yang halamannya bisa buat main bola.

        Menemukan bunga rumput perdu berwarna ungu

Setelah menemankan ammahnya menyapu halaman, kami duduk sambil mengamati rumput rumputan yang ada disekitar kami.

Muncullah pertanyaan pertanyaan darinya...
"Itu pohon apa mah? "

"kalau yang itu?"

"bisa besar lagi ndak? "

"banyak kali pohonnya "! Serunya.



Hannisa menanyakan banyak tumbuhan mulai dari sawit,  nangka,  pisang,  sawo hingga jenis rerumputan.  Mulai dari rumput jepang,  jamur hitam,  sikeduduk dan banyak rumput lainnya yang ammahnyapun hanya mengenalnya sebatas gulma.  Lalu kami  mengambil contoh beberapa rumput yang diinginkannya sembari beres beres karena matahari sudah mulai meninggi.

Ahh Pr ammahmu ini adalah kembali belajar tentang gulma dimodul perkuliahan. Sambil merenung, andai  tahu memahami gulma akan baik untuk ilmu pengasuhan tentu dulu mengambil matakuliah "gulma" sebagai matakuliah pilihan yang 😁.

Sepertinya calon ibu... Perlu mengambil mata kuliah gulma  😆😇

Hari ini temanya melatih kecerdasan Intelektual  sub bab "kecerdasan Naturalis (alam).

Semangat mendidik
Semangat belajar

#Day4
#Gamelevel3
#KuliahbunsayIIP
#KitaBisa

Minggu, 07 Januari 2018

Kecerdasan Spiritual : Iman dan Kebersihan

Weekend berbahagia...
"Sabtu Goro"

Tantangan hari ketiga masih setia dengan tema "kecerdasan spiritual". Hari ini saya merencanakan menghubungkan keimanan dengan kebersihan. Mengambil moment gotong royong sekolah.

Sabtu pagi dimulai dengan senam pagi warga sekolah.  Lalu berlanjut dengan bersih-bersih masing masing kelas. Hampir seluruh warga 1 b berebut ingin menyapu kelas. Haru.. Haru sekali melihat anak anak antusias dalam kebaikan.
Semoga Allah senantiasa istiqamahkan kita dalam kebaikan.. Semangat beramal.
Cerita ini..cerita bareng mas Rohman..



Ditengah cabut rumput.. Beliau asyik bercerita. Ibu nggak kuat cabut yang besar itu kan??

Saya senyum saja, belum menanggapi. " Kalau Rohman diajari mbah di rumah bu. Mbah jago kaya gini, rajin mbah itu buk",celotehnya...

"Kerenn dong!! " komentarku...

Sembari kerjaan jalan obrolan terus berlanjut.
 "Mas Rohman kalau kita bersih bersih gini.. Disukai siapa? "

"Allah", jawabnya..

Kalau kotor kotor sekolahnya disuka siapa??
"syaithan" katanya  ....
 
"Good..!! "

Seruku kemudian... !!

Tentang kebersihan dan keimanan..

"Sungguh mencintai perintah Allah untuk senang bersih-bersih dan mengupayakan kebersihan adalah bagian dari kepercayaan kita padaNya"

Mari terus belajar sama-sama nak..
Do'akan ibu semoga senantiass jadi teman belajar yang menyenangkan  untuk kalian"

😊😊

#Day3
#Gamelevel3
#KuliahbunsayIip
#kitabisa

Jumat, 05 Januari 2018

Kecerdasan Spiritual : Please.... Choose me!!!

Hari ini masih melatih kecerdasan spiritual bersama anak-anak . Kali ini kesulitan memilih 2 orang partner yang akan membantu game ini. Dikarenakan semua warga kelas berebut untuk bersama berangkat ke mesjid sebelah sekolah. Bahkan ada yang menampilakan wajah cemberut karena sepertinya dia menjadi bagian yang tak terpilih.
    Itu wajah Adel yang mendadak cemberut

Nahh kalau ini bagian yang ngekor sampe keparkiran. Mereka sengaja jaga motor takut ditinggal 😂😂

Akhirnya sebagai jalan keluar saya ganti dengan obrolan bersama mereka. Cerita lemak tubuh,  jin dan syaithan. Siapa pencipta ini dan itu...termasuk perbedaan jin dan manusia. Hingga berdatangan kakak kakak kelas 6 ikut mendengar dan bercerita.

Lalu celetuk kak Anggun
"ibuk apa gak capek ngelayanin pertanyaan mereka? "

Spontan dijawab simple "Nggak kak... Alhamdulillah "

Kanpertanyaannya lucu lucu,unik dan keren 😀

Lalu kakak kelas 6 kompak tertawa sambil komen.. "cerewet itu buk!! "

Sungguh hari ini luar biasa.  Berikut evaluasi game hari ini :

💟 Anak anak menyukai aktifitas kebaikan
💟 Anak anak penuh keceriaan dan mempunyai fitrah belajar tinggi
💟 Anak anak belajar mengenal siapa pencipta langit, bumi, jin dan manusia.

💟 Anak anak mulai mengerti alasan beribadah

Yang harus diperbaiki :

Anak anak harus belajar sportif, berani dan sabar. Insya Allah ini pr yang akan digarap 3 hari berikutnya.

Bismillah...

#Day2
#Gamelevel3
#kuliahbunsayiip
#kitabisa

Kamis, 04 Januari 2018

Kecerdasan Spiritual : Tentang Iman dan Kejujuran

Alhamdulillah tiada keimanan tanpa disertai kesyukuran. Maka memulai hari dengan penuh kesyukuran adalah ikhtiar mempertahankan keimanan.

Day 1 Game level 3 di kuliah bunsay. Masih dimulai dengan sedikit kebingungan. Alhamdulillah 1 jam pertama ketemu mereka akhirnya lebih rinci ide untuk mengerjakan tugas game level 3. Game bulan ini semakin mengasah kreatifitas. Melatih 4 kecerdasan bersama partner. Insya Allah saya memilih anak anak kelas menjadi partner.

#Day_1 : Mengasah Kecerdasan Spiritual

Kali ini saya mengambil poin ke 4 dari daftar mengembangkan fitrah spiritual  pada anak tentang mengenal perintah dan larangan Allah yang dilampirkan dimateri ke-3 ini.
Project 3 hari ini adalah membuat mereka nyaman dan tertarik dengan perintah Allah. Duha time... Judulnya, sesi saya bisa menyampaikan sesuatu dengan lebih rileks dan nyaman.

Hari ini dua bocah ini excited mengekor saya untuk duha bareng. Setelah melalui lobi dengan teman temannya tentang giliran ikut duha bu iis.

Ketika mau wudhu saya tanya..

"sukak nggak ikut ibuk shalat? "
Mereka cengingis cengingis sambil nyocolin batagor yang kami beli sebelum berangkat sambil menjawab kompak.

"sukak buk...!!! "

Cerita berlanjut ketika dimulai shalatnya. Mereka shalat di bagian laki laki. Sembari pasang mukena saya sempetin ambil foto dibalik hijab mesjid.
Tarra setelah itu muncullah diskusi kaya dipideo ini. Setelah mereka selesai shalat dan menunggu kemudian menghampiri saya.

"ibuk.. Tadi ibuk motoin kami kan? "

Glekk.. Berasa ketahuan 😂😂
"Kok tauu? " tanya saya balik.. Iya keliatan pas kami sujud jawabnya.

Speachlesss dengernya 😀😀

Dan saat itu cuma ada rasa syukur yang membuat bahagia. Bahwa kejujuran mereka ...kesenangan mereka dalam beribadah itu lebih utama, dari sekedar ibadahmu kala itu..

Sungguh kita bukan dituntut menjadikan mereka ahli ibadah.. Tapi kita mendidik dan mengarahkan mereka untuk menjadi terbaik dengan fitrahnya, untuk mengenal mencintai Allah dan rasulnya.

Benar jika ada yang mengatakan bahwa semua wanita itu terlahir menjadi ibu, meski tanpa harus berstatus ibu terlebih dahulu...

#Day1
#KELASBUNSAYIIP3
#GAMELEVEL2
#KITABISA